Jokowi : Hidup Sehat supaya Pengeluaran BPJS Menurun

Foto untuk : Jokowi : Hidup Sehat supaya Pengeluaran BPJS Menurun

Tangerang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui dirinya kurang beristirahat. Ia selalu menghadiri rangkaian kegiatan walaupun akhir pekan. "Bu menteri (menteri kesehatan), istirahat juga perlu ya? Saya yang kurang di situ (istirahat). Gaya hidup saya yang kurang di situ, yang ngatur, yang ngatur enggak benar," kata Presiden.

Hal itu dikemukakan Presiden saat membuka Pertemuan Kabupaten/ Kota Sehat ke-4 Tahun 2018 di Kantor Wali Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11). Tampak hadir di antaranya, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

"Dipikir saya, diatur sana sini, Sabtu, Minggu. Dipikir saya mesin? Sama seperti Bapak/Ibu, punya rasa. Jawabannya begitu, ya sudah saya jalani. Jalani tanpa beban," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden memang mengingatkan pentingnya pola hidup sehat. Masyarakat sekarang umumnya gemar bermain gawai. "Sudah masuk kamar pegang (gawai), termasuk saya. Tetapi mohon maaf, olah raga saya masih tertib. Sepeda, panahan, jogging, main tinju," ucapnya.

Presiden menyatakan, gerakan hidup sehat harus didorong terus menerus agar angka-angka pengeluaran BPJS Kesehatan menurun. Presiden juga menyoroti pola makan sebagian kalangan. "Makannya makan enak semua. Kita ajari anak kita makan enak, bukan makan sehat tetapi makan enak, padahal kita berlimpah ruah. Sayur, buah murah di manapun ada, ikan di manapun ada tetapi sering yang dimakan adalah makan-makanan 'sampah' kalau di negara lain udah sampah," tukasnya.

Presiden meminta semua pihak saling memberikan informasi kesehatan. "Cara hidup sehat dan tidak sehat seperti apa, baik urusan olahraga, makan. Jadi sekarang memang olahraganya, kita juga sekarang banyak olahraga media sosial, jari-jari saja. Ini harus dimulai, ingatkan ke anak-anak. Jangan jadi budaya di mana-mana pegang hanya itu (gawai)," tegasnya.

Sumber: Suara Pembaruan
Sikda
Pusdatinkes
E-Budgetting